Sabtu, 25 Oktober 2014

Mengenal One Ok Rock band asal Jepang dengan sentuhan musik International





One Ok Rock (di tulis sebagai ONE OK ROCK)  adalah band rock asal Jepang yang di bentuk pada tahun 2005, Band ini pada awalnya beranggotakan 5 orang, Taka, Toru, Ryota, Alex & Tomo (Koyanagi Yuu). Bulan Juli 2005 mereka melakukan performance untuk pertama kalinya di NEW POWER GENERATION Vol.3. Sayangnya, pada tahun 2006, Tomo (Koyanagi Yuu), sang drummer, mengundurkan diri dari band dan memilih jalan sebagai seorang aktor.
Untuk mengganti posisi drummer yang kosong, Tomoya bergabung menjadi supporting member. Di tahun yang sama pada tanggal 26 Juli, mereka merilis mini indie album pertama "ONE OK ROCK" dan ini mengantarkan mereka untuk tampil di The Mujintou Festival 2006. Tomoya secara resmi bergabung dengan ONE OK ROCK pada April 2007, kemudian mereka merilis single pertama "Naihi Shinsho" sebagai major debut. Debut ONE OK ROCK di bawah naungan major label, membuat mereka dapat tampil di berbagai festival musik rock. Bahkan dalam tour independent mereka, seperti di Zepp Tokyo live house dll, tiket terjual habis dan berhasil membawa mereka ke acara-acara bergengsi lainnya.

 Namun, pada 5 April 2009, Alex (gitar) ditangkap karena sebuah skandal meraba paha mahasiswi 21 th dalam keadaan mabuk di kereta. Akibatnya jadwal rilis single terbaru mereka "Around the World Shonen" dibatalkan dan tour nasional yang telah dijadwalkan juga batal. Tanggal 13 Mei Alex mengundurkan diri dari ONE OK ROCK dan hal ini memaksa 4 member yang tersisa vakum selama 6 bulan. ONE OK ROCK melanjutkan karirnya di September 2009 dengan formasi 4 orang.





Sebagai penanda kembalinya mereka ke dunia musik dan perbaikan image mereka, single "Kanzen Kankaku Dreamer" dirilis tanggal 3 Februari 2010. Di bulan Agustus pada tahun yang sama, mereka kembali tampil di festival musik musim panas secara berturut-turut, seperti ROCK IN JAPAN FESTIVAL, SUMMER SONIC, dan MONSTER baSH.

28 November 2010, mereka menggelar live di Nippon Budokan, tiket terjual habis dan berhasil memobilisasi 11000 penonton. Kemudian, tanggal 21 dan 22 Januari 2012 yang lalu, mereka mengadakan Special Final tour album baru mereka "Zankyo Reference" di Yokohama Arena, tiket habis terjual dan berhasil memobilisasi 24000 penonton.
Di tengah gempuran konser dari kubu K-pop dan Barat, melalui Facebook, manajemen artis Amuse mengumumkan rangkaian tur keliling Eropa dan Asia buat salah satu artis asuhannya, One Ok Rock.

Bagi penggemar J-rock, grup yang terdiri dari Taka, Toru, Ryota, dan Tomoya ini bukanlah nama asing lagi. Lewat anime dan film, lagu-lagu grup yang berdiri tahun 2005 ini sering sekali digunakan sebagai lagu tema.

Dan Jakarta termasuk dalam rangkaian tur mereka, pada tanggal 24 November 2013 lalu di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta.

Antusiasme yang tinggi terhadap grup ini tak kalah tinggi dibanding dengan grup rock jepang lainnya, seperti misalnya L’Arc-en-Ciel.

Salah satu faktor yang membuat mengapa One Ok Rock ini bisa melejit dan dianggap salah satu pelopor J-rock modern terdepan:

Sentuhan internasional
Walau masuk dalam kategori J-rock, musik One Ok Rock terbilang berbeda dengan yang lain. Aransemen dan melodi musik mereka bisa dibilang kental sentuhan internasional.

Dengan kemampuan pengucapan lafal bahasa Inggris yang sangat baik dari vokalis Taka dibanding kebanyakan penyanyi Jepang, pendengar pun tidak merasa “polusi/jengah” saat menikmati musik One Ok Rock. Musik mereka dibalut dengan unsur emo dalam corak musiknya yang menggabungkan rock, alternatif, punk dan hardcore.

Kolaborasi Taka dan band dengan grup rock bule seperti Simple Plan dan Fall Out Boy semakin melupakan kalau One Ok Rock adalah grup rock dari Jepang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar